Arsitektur

It's all about architecture. Bagaimana tim DBPro - Design Build Pro menjembatani mimpi klien dan imajinasi arsitek.

Interior

Segala hal tentang interior, berkenaan dengan desain bagian dalam bangunan, furniture, dan dekor.

Teknologi Bangunan

Berbagai bentuk teknologi terapan, material, dan metode kerja dalam dunia arsitektur dan interior.

Publikasi Arsitektur Interior

Hasil pekerjaan tim DBPro - Design Build Pro yang dipublikasikan di majalah dan buku desain arsitektur dan interior.

Tips Arsitektur Interior

Berbagai macam tips dan trik arsitektur-interior yang dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar Anda.

Home » Arsitektur, Interior, Tips Arsitektur Interior

Tips Interior: Batu Alam Untuk Finishing Kamar Mandi

Submitted by on August 17, 2008 – 1:35 am | 2,689 views

Kamar mandi, adalah salah satu bagian terpenting dari bangunan rumah. Seringkali pula menjadi salah satu bagian termewah dari sebuah rumah. Saat membuat desain kamar mandi, biasanya besar sekali keterlibatan pemilik rumah dalam mempengaruhi hasil akhir disain dan perwujudannya. Tidak berbeda dengan kamar mandi di salah satu rumah di kawasan Tanjung Barat, Pasar Minggu ini.

Rumah tinggal yang kami kerjakan pada periode tahun 2007-2008 ini desain arsitektur dan interiornya merupakan buah karya Ir. Early Andhika Ratu dari Juxtaposed. Dan seiring waktu pekerjaan, banyak sekali diskusi yang kami lakukan untuk mewujudkan kamar mandi rumah ini. Berbagai macam material telah kami persiapkan untuk dilihat dan didiskusikan dengan pemilik rumah dan arsitek.

Kamar mandi dalam foto artikel ini adalah kamar mandi untuk anak. Pada dinding shower, dipilih dinding dengan material batu kali bulat yang telah disortir. Selain untuk faktor estetika, batu ini juga dipilih yang bulat untuk alasan keamanan penggunaannya. Lantai shower mengunakan susunan papan dari kayu merbau yang sudah dicuci, sehingga tidak akan meninggalkan getah merah. semerntara itu, kami juga menggunakan potongan batu andesit kasar sebagai tempat abun. Batu ini merupakan potongan sisa dari tangga utama rumah ini.

Pada bagian kering, dipergunakan batu kapur putih dari Yogyakarta. Batu ini mirip dengan batu palimanan, namun memiliki warna yang lebih putih. Batu ini, mampu memberikan kesan kasar pada dinding namun pada satu sisi juga menjaga agar kamar mandi tetap terlihat bersih dan terang. Pada lantai kering, dipergunakan batu andesit gosok berukuran 15 x 15 cm.

Untuk menambah aksen etnik yang kental, dibuatkan kabinet wastafel dari kayu merbau dan juga gantungan handuk dari bambu yang dibuat seperti tangga.

>> Beberapa tips desain arsitektur dan interior dari DBPro – Design Build Pro

Tags: , , , ,

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.